Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya Virda, selaku penulis artikel ini. Artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas Ulangan Tengah Semester mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI), Program Studi Matematika 2019, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, yang diampu oleh dosen: Suyuti, M.Pd.
Manusia diciptakan di muka bumi ini semata-mata bukan hanya untuk bersenang-senang atau melakukan suatu hal dengan sesukanya namun pada dasarnya manusia diciptakan untuk menjadi abdun atau hamba Allah yaitu dengan mengikuti aturan-aturan Allah, mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Adapun tugas-tugas yang harus dilakukan manusia sebagai hamba Allah antara lain:
1. Menjalankan Rukun Islam
Rukun islam ada lima terdiri dari membaca syahadat, mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa dan pergi haji bagi yang mampu. Sebagai hamba Allah tentunya kita harus menjalankan rukun-rukun tersebut. Contohnya kita wajib melaksanakan sholat lima waktu karena sholat adalah tiang agama dan yang membedakan seorang muslim dengan agama lainnya. Jika seseorang meninggalkan salah satu rukun islam tersebut maka bisa dikatakan orang tersebut bukan seorang muslim apalagi seorang hamba Allah.
2. Berdzikir Kepada Allah Dan Bersholawat Kepada Rasulullah
Sebagai hamba Allah kita harus selalu mengingat Allah dan memohon ampun kepada Allah karena niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kita dan mengabulkan apa yang menjadi doa kita. Sebagai hamba Allah kita juga harus bersholawat kepada Rasulullah karena dengan bersholawat bisa membuka pintu-pintu rezeki dan semoga bisa mendapatkan pertolongan Rasulullah didunia dan akhirat nanti.
3. Taat Kepada Orangtua
Dalam Q.S Al-Isra ayat 23 yang berbunyi "Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Allah dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapakmu. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "AHH" dan janganlah kamu membantah keduanya dan ucapkanlah kepadanya perkataan yang mulia". Dari ayat tersebut bisa kita ketahui bahwa Allah memerintahkan kepada hambanya untuk memuliakan kedua orangtuanya karena Rasulullah saw juga bersabda "Ridho Allah terletak kepada ridho orangtua dan murka Allah terletak kepada murka orangtua".
4. Bersedekah
Banyak orang-orang diluar sana ketika sudah mulai bekerja atau berbisnis gaji pertamanya untuk membeli ini itu misalkan handphone baru atau pun kendaraan baru merasa bahwa uang itu adalah hasil jerih payahnya sendiri. Namun ketahuilah bahwa apa yang kita dapat sumbernya dari Allah dan ada hak-hak orang lain didalam sana. Oleh karena itu ketika kita mendapat rezeki bersedekahlah karena dengan bersedekah dapat membuka pintu-pintu rezeki yang lain karena tidak ada yang rugi atau menjadi miskin karena bersedekah, justru dengan bersedekah rezeki kita akan bertambah.
5. Mengaji
Zaman sekarang banyak orang yang sudah meninggalkan mengaji karena sibuk mengejar dunianya. Sejak kecil kita disuruh oleh orangtua kita untuk mengaji namun ketika kita sudah dewasa kita malah meninggalkan mengaji dengan alasan sibuk dan tidak punya waktu untuk mengaji bukankah ketika kita bertambah dewasa, kebutuhan dan masalah hidup kita pun semakin banyak. Padahal ilmu ngajilah yang bisa memberikan kita solusi dalam menyelesaikan permasalahan hidup kita dan sesungguhnya mengaji itu dari lahir sampai mati seperti dalam hadist "Menuntut ilmu dari lahir sampai mati". Maksud menuntut ilmu disini adalah ilmu ngaji karena dengan mengaji dapat menolong kita didunia dan akhirat. Banyak orang yang mengetahui mengaji hanyalah membaca Al-Qur'an namun sebenarnya ilmu mengaji itu luas. Membaca Al-Qur'an hanyalah salah satu bagian dari ilmu mengaji. Namun mengaji sesungguhnya adalah bagaimana kita mempunyai guru yang bisa membimbing dan mengajari kita ilmu-ilmu Allah. Bagaimana kita bisa mengenal diri kita sendiri sehingga kita bisa mempunyai akhlak yang baik dan bagaimana menghadirkan Allah dan Rasulullah didalam hati kita sehingga kita akan selamat dunia dan akhirat.
Selain diciptakan menjadi hamba Allah, manusia juga diberikan amanah menjadi khalifah Allah yaitu seseorang yang bertugas untuk menyebarkan ajaran-ajaran Allah. Adapun tugas-tugas yang harus dilakukan manusia sebagai khalifah Allah antara lain:
1. Menuntut Ilmu
Seorang khalifah selain bertugas menyebarkan ajaran-ajaran Allah, seorang khalifah juga tetap memperkaya ilmunya dengan mempelajari lagi ilmu-ilmu Allah baik secara langsung, belajar dari pengalaman seseorang maupun belajar kepada gurunya.
2. Menghiasi Diri Dengan Akhlak Mulia
Menjadi seorang khalifah pastinya akan memberikan contoh yang baik seperti bagaimana memberikan contoh adab saat berbicara kepada yang lebih tua maupun yang lebih muda. Seorang khalifah akan memberi tahu kita bahwa kita harus menghormati yang tua dan menyayangi yang muda. Memberikan contoh kepada kita untuk rajin beribadah, memperbanyak berdzikir kepada Allah dan bersholawat kepada Rasulullah.
3. Tolong Menolong Sesama Manusia Dalam Hal Kebaikan Serta Ketaqwaan
Menjadi seorang khalifah juga tidak akan pilih-pilih saat menolong seseorang. Seorang khalifah akan selalu bersedia menolong dan memberikan solusi ketika seseorang datang kepadanya untuk meminta pertolongan.
4. Bertanggung Jawab Terhadap Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Amar ma'ruf nahi munkar berarti menegakkan kebenaran dan mencegah kemungkaran (keburukan). Seorang khalifah akan terus berjuang menegakkan kebenaran dan tidak takut walaupun mungkin dirinya akan dibenci oleh orang-orang di sekitarnya karena dalam sebuah hadist dikatakan "Sampaikanlah kebenaran walaupun itu pahit".
5. Bersikap Baik terhadap Orang Yang Bergolongan Lemah Seperti Fakir Miskin Dan Anak Yatim
Salah satu sikap yang bisa di contoh dari seorang khalifah adalah bagaimana seseorang itu bisa memperlakukan fakir miskin dan anak yatim dengan baik. Misalnya memperlakukan anak yatim bukan hanya dengan kasih sayang saja namun juga dengan ketegasan. Terkadang memperlakukan seseorang dengan kasih sayang tidak menjadikan orang itu menjadi lebih baik namun terkadang kita juga harus bisa tegas terhadap seseorang agar mau berjalan dijalan Allah namun tetap tidak dengan paksaan.
Sekian, terimakasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar
Posting Komentar